Postingan

Menampilkan postingan dengan label MENGULANG KEBANGKITAN ULAMA ABAD 18

MENGULANG KEBANGKITAN ULAMA ABAD 18

Gambar
Bang Zul Rumah Transformasi Indonesia Abad delapan belas menjadi momentum penting kebangkitan ilmu dan ulama. Kesadaran ini muncul bersamaan dengan tekanan kolonialisme yang memosisikan pribumi sebagai kaum terjajah ( inlander ) atau masyarakat kelas dua, bahkan bagi muslim nusantara yang melakukan pengembaraan ilmiah di jantung peradaban Islam, Haramain. Situasi ini setidaknya tergambar oleh ujaran Snouck Hurgronje, seorang orientalis Belanda: “ Murid-murid dan ulama Jawi ini telah berpuluh-puluh tahun belajar dan tinggal di tanah suci, mereka tetap saja tidak mampu berbahasa Arab dengan baik, lidah Melayu mereka tidak mampu mereka ubah” (Azra 2007: 115). Kondisi ini diperparah dengan letak geografis nusantara di batas terluar pusat perkembangan Islam, sehingga Islam di kepulauan nusantara sering pula disebut sebagai Islam pinggiran ( periphery Islam ). Selain itu, sikap bernada underestimate ini juga merujuk pada rendahnya produksi karya-karya keilmuan disebabkan kolonialisme pada ...