ORANG-ORANG PASAR DAN KEMERDEKAANNYA
Bang Zul Rumah Transformasi Indonesia Pengalaman saya bergaul dengan orang-orang pasar tidak melulu soal untung rugi dan ramai sepinya pembeli. Ada pandangan hidup pedagang yang otentik, orisinil dan hakiki. Logika dan dasar berfikir orang-orang pasar yang jarang terlihat di permukaan karena banyak orang hari ini terlanjur mengasumsikan “menjadi pegawai kantoran” sebagai pekerjaan terhormat nomor wahid yang harus diperjuangkan, bahkan kalau perlu dengan cara menyuap untuk mendapat posisi. Setidaknya, begitu yang terdengar di banyak media setiap musim pendaftaran calon pegawai. Sebuah pekerjaan impian yang memang berhasil mendefinisikan kelas dan status sosial. Dalam situasi seperti itu, pilihan menjadi pedagang, mau tidak mau, suka tidak suka akan kalah pamor dengan pegawai dan cenderung dikesankan sebagai pekerjaan kelas dua. Belum lagi soal tren beralihnya konsumen ke aktivitas jual beli berbasis online . Keadaan yang semakin menghimpit para pedagang tradisional. Secara sosial, ...