Postingan

Menampilkan postingan dengan label TAWAKKAL: FALSAFAH “ORANG PASAR”

TAWAKKAL: FALSAFAH “ORANG PASAR”

Gambar
Bang Zul Rumah Transformasi Indonesia Amr bin Umayyah pernah bertanya kepada Nabi:  “wahai Rasulullah, apakah aku ikat dahulu unta tungganganku lalu aku bertawakkal kepada Allah, ataukah aku lepaskan begitu saja lalu aku bertawakkal?. Beliau menjawab: ikatlah untamu lalu bertawakkallah kepada Allah.”  Petikan hadis yang diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi ini adalah tamsil yang jelas dan terang, penyerahan diri kepada Allah atas apa yang telah diusahakan/ tawakkal. Secara hakikat, kemampuan menciptakan sebab-sebab adalah karunia Allah. Sebab perolehan rizki itu banyak, dengan bekerja misalnya, seseorang akan menerima upah. Dengan berdagang, seseorang akan mendapatkan untung. Untuk itulah, Allah anugerahkan “daya” pada manusia berupa-rupa macamnya: akal, pikiran, tenaga, kekuatan, kemampuan dan lain sebagainya adalah alat bagi manusia untuk mencapai perolehan dalam hidupnya. Meskipun, tidak selalu keinginan manusia sama dengan keinginan Allah. Sehingga, tidak seorangpun dapat memasti...